Mempertegas Eksistensi Nilai Nilai Dasar Perjuangan Sebagai Ideologi Pergerakan HMI

PENDAHULUAN

Nilai-nilai Dasar Perjuangan adalah sebuah landasan filosofis dan ideologis sekaligus sebagai spirit perjuangan dari organisasi, sehingga setiap kader HMI harus mampu memahami nilai dasar perjuangan bukan hanya pada tataran yang formal tapi juga secara substansial sehingga tidak ada kontradiksi pada tataran konsep dan taktis melainkan sebuah keserasian antara landasan konseptual yang diterjemahkan pada wilayah starategis dan kebijakan yang taktis atau operasional.

Dibawah ini penulis akan mengulas Nilai Dasar Perjuangan (NDP) yang berbeda melalui pandangan yang berbeda. Kita tahu bahwa pada Kongres HMI XXV di Makassar terjadi perubahan dalam pemahaman dan pemaknaan NDP, adalah Andito kader HMI Cabang Bandung mencoba untuk memahami NDP dengan metodologi yang lain. Beliau mengkritik isi NDP yang cenderung developmentalis dan membalikkan metodologi NDP versi Cak Nur yang sosiologis-teologis-filosofis menjadi filosofis-teologis-sosiologis sehingga lebih mudah dipahami dan lebih membumi.

Pembahasan ini merupakan pembuka wawasan yang berkaitan mengenai bagaimana kita memahami suatu hal menggunakan landasan dan kerangka berpikir. Manusia mempunyai banyak gagasan baik yang bersifat tunggal maupun yang bersifat majemuk dalam pikirannya, yang kemudian gagasan tersebut lebih bisa kita sebut konsepsi dalam bentuk yang sederhana, sebagai contoh adalah gagasan tentang kepercayaan terhadap hal yang ghaib. Manusia hendaknya jangan cepat merasa puas hanya dengan konsepsi yang masih dalam pikiran karena belum ada parameter benar dan salahnya. Oleh karena itu, kita membutuhkan landasan pokok berpikir guna menilai gagasan yang ada dalam pikiran kita yang mana kebenarannya haruslah bersifat mutlak dan pasti. Ada tiga mazhab mengenai landasan pokok menurut para pemikir, yaitu pertama, mazhab ‘metafisika Islam’ dengan doktrin aqliahnya yang melandasi pemikirannya dengan prima principia dan kausalitas dengan metode deduktif, kedua, mazhab emperisme dengan doktrin emperikalnya yang menggunakan pengalaman inderawi atau eksperimen sebagai landasan dengan kerangka induktif, dan ketiga, mazhab skriptualisme dengan doktrin tekstualnya (pemahaman pada teks-teks kitab suci).

Di tengah redupnya idelogi pada saat sekarang, NDP sebagai akar perjuangan HMI dituntut mampu untuk menjawab tantangan perubahan-perubahan yang ada. Oleh karena itu HMI perlu mempertegas eksistensi Nilai- nilai Dasar Perjuangannya sebagai dasar ideologi pergerakan yang menjadi ruh dan basic powernya. selengkapnya ….

( makalah ini gw bikin untuk persyaratan ngikut LK2 HMI dulu. )

One Response to “Mempertegas Eksistensi Nilai Nilai Dasar Perjuangan Sebagai Ideologi Pergerakan HMI”

  1. Wikkkk…!!! lumayan berat bacanya klo yang ni… Gak mudeng aku, Dul…!!!

Leave a Reply